Cara Merawat Dinding Bata Ekspos agar Tidak Rusak

Dinding ekspos memang terlihat seperti dinding yang belum selesai pengerjaannya. Namun di situlah nilai estetika yang diinginkan untuk rumah yang berkonsep industrial. Dinding ekspos ini biasanya terdiri bata ekspos seperti bata ringan atau bata merah, selain itu juga ada dinding benton yang menampilkan warna alami betonnya.

 

Dinding bata ekspos telah menjadi tren populer dalam desain interior dan arsitektur modern karena sejumlah alasan yang berkaitan dengan estetika, fungsionalitas, dan gaya hidup. Dinding bata ekspos menawarkan tampilan yang menggabungkan unsur klasik dengan modern. Ini cocok untuk berbagai gaya desain, mulai dari industrial hingga minimalis. Setiap dinding bata ekspos memiliki karakter dan tekstur yang unik, yang memberikan kepribadian dan keindahan tersendiri pada ruang. Bahkan menurut beberapa arsitek jenis dinding ekspos bata ini justru akan menua dengan indah. Semakin berumur tampilannya nanti akan semakin indah.

 

Umumnya dinding bata ekspos ini digunakan untuk dinding eksterior maupun interior. Beberapa desain justru bisa memperindah area tertentu, seperti area kamar dan area menonton. Karena kesan naturalnya membuat hunian atau suatu ruangan terasa lebih hangat dan nyaman.

 

Namun, sama halnya dengan material lainnya. Jenis dinding seperti ini harus dilakukan perawatan secara berkala untuk menjaganya tetap terawat dan tidak gampang rusak. Mau tau seperti apa cara merawatnya? Simak penjelasan dibawah ini:

 

1. Aplikasikan Coating untuk Melindungi Permukaannya

 

Apapun jenis dindingnya, sebaiknya lakukan pembersihan secara rutin. Selain dibersihkan, dinding bata ekspos ini bisa diberikan lapisan coating. Melapisi dinding dengan coating adalah langkah penting untuk menjaga dan memperpanjang umur dinding, terutama jika dinding tersebut adalah dinding bata ekspos.

 

Coating membantu melindungi dinding dari kelembapan dan air, yang dapat menyebabkan kerusakan seperti jamur, lumut, atau pembengkakan. Lapisan ini juga dapat mengurangi risiko retakan dan pecah pada permukaan dinding, yang sering terjadi akibat perubahan suhu atau tekanan.

 

2. Menjaga Kelembapan Dinding

 

Menjaga kelembapan pada dinding bata ekspos sangat penting untuk memastikan dinding tetap dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan seperti jamur, lumut, atau keretakan. Karena itu ada baiknya sebelum membangun, perhatikan penempatan dinding dengan cermat. Jangan membangun dinding bata ekspos di lokasi yang lembab, tertutup, minim cahaya matahari, sehingga membuat ruang jadi lebih lembab. Karena kelembapan akan membuat struktur dinding bata ekspos menjadi lebih lapuk.

 

3. Segera Bersihkan dari Lumur dan Jamur

 

Merawat dinding bata ekspos memerlukan perhatian khusus untuk mencegah dan mengatasi masalah lumut dan jamur. Kedua masalah ini bisa merusak penampilan dan integritas struktural dinding jika tidak ditangani dengan benar.

 

Anda bisa menggunakan produk pembersih jamur yang khusus dirancang untuk dinding bata atau campuran cuka dan air. Untuk penanganan lumut yang lebih berat, produk pembersih yang mengandung asam dapat digunakan, tetapi pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan hati-hati.

 

4. Segera Tambal Celah atau Retakan pada Dinding

 

Menambal celah atau retakan pada dinding bata ekspos penting untuk menjaga kekuatan struktural dan penampilan estetika dinding. Identifikasi lokasi dan ukuran semua celah dan retakan di dinding bata ekspos. Catat tingkat kerusakan untuk menentukan metode perbaikan yang tepat. Jika tidak bisa mengerjakannya sendiri, Anda bisa memanggil tukang harian untuk melakukan perawatan tersebut.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *